Event Jablay Di Mateng Menuai Kontroversi


Mamuju Tengah – Ada hal yang cukup memalukan dari kalangan sejumlah masyarakat yang ada di Mamuju Tengah.

Dimana event tersebut yang diberi nama “Jablay” yang dilaksanakan di Mamuju Tengah berupa sejumlah antraksi motior Cros yang dinilai sangat mengikis nilai-nilai moralitas yang ada di Bumi Lalla’ Tassisara’ ini.

Mansyafit yang merupakan salah satu aktivis IPM – Mateng sangat menyayangkan event yang semestinya dapat menghibur masyarakat namun justru mempertontongkan tindakan yang menyalahi moralitas masyarakat Mamuju Tengah.

Bagaimana tidak , dalam event tersebut dilakukan antraksi dengan menggunakan motor cros bersama dengan wanita yang saling berhadapan. Tentu ini akan menjadi stigma buruk serta meninggalkan tanggapan negatif bagi siapa saja yang menyaksikan.”ujar Mansyah.

Even yang diselenggarakan oleh Dispora Mamuju Tengah dan komunitas X-MATC MATENG yang diduga menggunakan anggaran APBD ini sangat memalukan, namun sayangnya pemkab Mamuju Tengah dan unsur Legislatif tutup mata akan realitas ini.”tegas Mansyah.

Sementara itu secara terpisah salah satu anggota DPRD Mamuju Tengah Diana Ritonga saat dihubungi via telepon mengatakan,hal ini tentu menunjukkan bahwa telah terjadi dekadensi moral di Bumi Lalla’ Tassisara’

Semestinya pemkab bersama dengan pihak panitia memikirkan dampak dari antraksi tersebut,sebab ini sangat menyalahi nilai nilai moralitas yang selama ini di junjung tinggi masyarakat Mamuju Tengah.

Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk menghibur masyarakat, bukan dengan mempertontongkan adegan yang dapat membuat pemikiran menjadi negatif.”sebut legislator partai berlambang Ka’bah ini.

Lain kali kalau ingin mengadakan kegiatan itu perlu dipertimbangkan outputnya,sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat.”tutup Diana Ritonga.

(Sumber : mamujupos. com)

Komentar